Loading...
Header Image

Ujian TKA di SMAS Ma’arif NU Solokuro: Langkah Penting Mengukur Kesiapan Akademik 24 Siswa

Ujian TKA di SMAS Ma’arif NU Solokuro: Langkah Penting Mengukur Kesiapan Akademik 24 Siswa

Solokuro, Lamongan — SMAS Ma’arif NU Solokuro melaksanakan Ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada hari Senin, — sebuah kegiatan evaluasi akademik yang wajib diikuti oleh seluruh siswa kelas XII. Pada tahun ini, sebanyak 24 siswa tercatat sebagai peserta ujian.

Pelaksanaan ujian dimulai pukul 08.00 WIB bertempat di ruang kelas yang telah disiapkan dengan pengawasan ketat dari panitia dan guru-guru pengawas. Sebelum ujian dimulai, panitia memberikan pengarahan mengenai tata tertib, penggunaan perangkat ujian, serta durasi waktu pengerjaan. Seluruh siswa hadir tepat waktu dan mengikuti pengarahan dengan tertib.

Menurut ketua panitia TKA, ujian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kemampuan akademik siswa secara menyeluruh, sebagai bahan evaluasi sekolah menjelang kelulusan serta sebagai dasar perbaikan mutu pembelajaran pada tahun berikutnya. “TKA ini penting untuk melihat sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi inti mata pelajaran. Hasilnya akan menjadi dasar perencanaan akademik kami ke depan,” ujarnya.

Selama pelaksanaan, situasi ujian terpantau tertib dan kondusif. Panitia memastikan seluruh perangkat, termasuk laptop dan jaringan, berfungsi dengan baik sehingga tidak terjadi hambatan teknis yang dapat mengganggu konsentrasi peserta.

Kepala SMAS Ma’arif NU Solokuro menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia, guru pengawas, hingga siswa yang disiplin mengikuti ujian. Ia juga berharap hasil TKA tahun ini dapat memberikan gambaran yang objektif mengenai capaian akademik siswa. “Semoga melalui ujian ini, kita dapat meningkatkan mutu sekolah dan mempersiapkan siswa untuk jenjang pendidikan selanjutnya,” ungkapnya.






Dengan berlangsungnya TKA ini, sekolah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas akademik serta memberikan layanan pendidikan terbaik bagi para peserta didik.